Sebelumnya kita berkenalan dulu dengan mereka yang menunggu Gadis di UKS ya.
Yang pertama adalah Marcell ia adalah seorang siswa yang sangat tampan dan keren, badannya tinggi dan berkulit putih sehingga ketampanan dan pesona yang ia miliki itu membuat Marcell menjadi idola di sekolahnya.
Selain ketampanan yang dimiliki oleh Marcell, ia juga seorang ketua OSIS, pemain basket dan mengikuti ekstrakurikuler musik, bahkan ia sudah memiliki anggota band di sekolahnya dan ia sendiri sebagai vocalisnya, karena Marcell memiliki suara yang merdu. Kelebihannya itu membuat Marcell semakin populer di sekolahnya.
Banyak sekali siswi yang mendekatinya, mulai dari teman seangkatan, adik kelas, bahkan kakak kelasnya yang dulu yang sekarang sudah lulus, namun Marcell tak pernah memperdulikannya.
Pernah suatu ketika setelah ia tanding basket dengan kelas lain, tiba-tiba kakak kelasnya menembaknya didepan banyak orang, kejadian langka itu membuat seisi sekolah menjadi heboh. Kakak kelas yang menembak Marcell waktu itu adalah seorang model, sangat cantik dan body goal, namun Marcell malah menolaknya secara halus. Marcell adalah tipe cowok yang sulit untuk jatuh cinta.
Marcell merupakan dua bersaudara, dia memiliki seorang adik yang juga bersekolah di sekolah yang sama, yang sekarang baru masuk dan akan menjadi teman seangkatan Gadis, nama adiknya adalah Marvell.
Marcell dan Marvell memiliki sifat yang berbeda, Marcell anaknya lebih tertutup dan pendiam namun perhatian, sedangkan Marvell anaknya lebih mudah bergaul dan ramah kepada siapa saja.
Mereka berdua sama-sama tampan namun mereka memiliki hobi yang berbeda. Jika Marcell lebih menyukai hal-hal yang mudah dan menyalurkan bakat sesuai kemampuan yang dimiliki , Marvell lebih menyukai hal-hal yang menantang yang dapat memacu adrenalin, seperti mendaki, surfing dan sesuatu yang menantang lainnya.
Walaupun begitu, mereka saling menghargai hobi saudaranya masing-masing.
Ayah Marcell pemilik perusahaan besar di Indonesia dan Singapura, namun kekayaan yang keluarganya miliki tidak lantas membuat Marcell menjadi sombong, dia tetap rendah hati dan selalu baik kepada siapapun.
Ibu Marcell memiliki usaha sendiri, yaitu bisnis kue yang sudah terkenal dan memiliki outlet yang tersebar di banyak Mall di Indonesia.
Keluarga mereka sangat harmonis, orangtua mereka mendidik anak-anaknya dengan penuh cinta kasih dan kasih sayang.
Marcell dan Marvell juga mengikuti organisasi, salah satunya adalah kegiatan bakti sosial, terkadang mereka ikut terjun langsung saat membantu korban bencana untuk menyalurkan bantuan.
Orangtua mereka yang walaupun orang sibuk, juga sesekali menyempatkan diri untuk ikut Marcell dan Marvell terjun langsung untuk membantu korban bencana atau memberikan bantuan kepada mereka yang tinggal dijalanan.
Keluarga mereka memiliki rasa simpati dan empati yang sangat tinggi, mereka menggunakan materi yang mereka miliki untuk berbuat kebajikan, yaitu dengan membantu orang-orang yang membutuhkan uluran tangan mereka.
Didikan yang baik dan bijaksana orangtua Marcel kepada anak-anaknya, sudah dimulai sedari kecil, sehingga kebaikan dan kebijaksanaan Marcell dan Marvell sudah tumbuh sejak kevil dan akan terus tertanam hingga mereka dewasa, bahkan akan mereka terapkan selama hidup mereka.
*
Ketiga teman Gadis bernama Mudita, Ratana dan Paramita. Sejak pertama kali masuk ke sekolah itu, mereka bertigalah yang paling akrab dengan Gadis dibandingkan dengan teman yang lain, mungkin mereka akan menjadi sahabat yang selalu bersama disaat suka maupun duka.
Mereka bertiga juga memiliki paras yang cantik, baik dan tulus. Kebaikan dan ketulusan merekalah yang membuat Gadis merasa nyaman berteman dengan mereka.
Mudita, Ratana dan Paramita juga berasal dari keluarga yang berada, semua orang tua mereka memiliki usaha di bidangnya masing-masing, mulai dari usaha berlian, bisnis properti dan pemilik pabrik produk terkenal di negeri ini.
Yang pertama adalah Mudita, Mudita adalah anak seorang pengusaha kaya raya, ayah dan ibunya menjalankan bisnis berlian, mendengar namanya saja sudah dapat ditebak betapa kayanya orangtua Mudita ini, koleksi mobil sport ayahnya banyak, orangtuanya juga memiliki beberapa rumah yang salah satunya adalah di bali.
Mudita dan orangtua sering liburan ke luar negeri, bahkan dalam satu tahun bisa sampai dua puluh kali. Jika saja Mudita tidak bersekolah mungkin orangtuanya akan mengajak Dita ke luar negeri setiap waktu.
Mudita merupakan anak tunggal, oleh sebab itu ia sangat disayangi oleh kedua orangtuanya, namun Mudita tidaklah manja, ia selalu ingin melakukan segala sesuatu sendiri tanpa harus mengandalkan orangtuanya.
Namun beberapa bulan yang lalu orangtua Mudita mengadopsi bayi yang diambil dari panti asuhan, dimana ayah dan ibu Mudita menjadi donatur tetap disana.
Dengan orangtuanya mengadopsi bayi dari panti asuhan, tidak lantas membuat Mudita cemburu ataupun benci dengan bayi itu. Mudita sangat senang dengan hadirnya bayi mungil itu di keluarga mereka, sehingga memberikan warna baru, keceriaan dan kebahagiaan baru di keluarga mereka.
Sedangkan Paramita, ia merupakan dua bersaudara, ia memiliki adik yang saat ini masih sekolah TK. Jarak usia antara ia dan adiknya memang terpaut cukup jauh, hal ini dikarenakan ayah dan ibu Paramita adalah yang orang yang sibuk sebagai pebisnis sehingga mereka sebelumnya menunda dulu untuk memiliki momongan lagi. Baru setelah bisnis mereka stabil dan lancar mereka memutuskan untuk program hamil dan ternyata berhasil dan akhirnya lahirlah adik Paramita.
Ayah dan Ibu Paramita memiliki 2 pabrik besar. Satu pabrik yang dikelola bersama keluarga besarnya dan satu pabrik adalah miliknya sendiri. Sedangkan ibu Paramita memiliki brand skincare sendiri dan saat ini sedang berkembang pesat bahkan sampai terjual di luar negeri, penjualannya terus meningkat setiap tahunnya. ibu Paramita juga memiliki ratusan karyawan di pabrik skincarenya yang setiap tahunnya masih terus beetambah, karena kebutuhan skincare pada konsumen juga semakin meningkat.
Walaupun ayah dan ibu Paramita seorang pebisnis yang sangat sibuk, tetapi anak-anaknya tak kekurangan kasih sayang dari orangtuanya, karena ayah dan ibu Ratana selalu mengutamakan kebahahiaan anak-anaknya.
Walaupun mempunyai pengasuh, tetapi ibu Paramita tak lepas tanggung jawab begitu saja, ia selalu menyempatkan diri untuk selalu menemani anak-anaknya di tengah kesibukannya.
Dan untuk Ratana, ia merupakan tiga bersaudara yang memiliki dua orang kakak,bdan ia adalah anak terakhir sama seperti Gadis. Namun bedanya, jika Gadis memiliki dua orang kakak perempuan sedangkan Ratana memiliki dua orang kakak laki-laki, yang semuanya sangat protectif terhadapnya, karena dia adalah satu-satunya adik cewek, sehingga Ratana menjadi kesayangannya kakak-kakaknya.
Kakak pertama yang lulusan luar negeri, sekarang sedang membantu ayahnya untuk mengembangkan bisnis keluarga mereka. Untuk kakak kedua, sekarang ia masih menempuh pendidikan di luar negeri dan mengambil jurusan bisnis.
Orangtua Ratana memiliki bisnis di bidang properti, selain itu mereka juga memiliki 5 hotel bintang lima yang sangat terkenal dan tersebar di seluruh indonesia.
Dan luar biasanya, semua keluarga itu adalah sebagai donatur tetap di beberapa panti asuhan yang berbeda, selain itu mereka juga menjadi donatur untuk pembangunan tempat ibadah yang ada di desa-desa.
Jadi bisa disimpulkan jika Gadis dan teman-temannya ini selain anak orang kaya, tapi mereka juga berasal dari keluarga baik-baik. Dengan kekayaan yang mereka miliki mereka tidak pernah memamerkan kekayaan orangtuanya.
Bahkan Mereka bertiga dan Gadis memilih untuk naik bus antar jemput dari sekolah. Mereka tidak mau diantarkan oleh supir menggunakan mobil mewah yang mereka miliki. Sungguh kesederhanaan yang patut ditiru.
*
Angel adalah teman Gadis yang memiliki sifat iri dan dengki. Saat pertama kali masuk di sekolah ia terlihat baik-baik saja dengan Gadis. Baru setelah beberapa hari di sekolah sifat Angel mulai berubah. Ia menampakan sifat buruknya yang suka iri dan dengki dengan apa yang dimiliki orang lain. Ia juga sangat sombong kepada siapapun.
Angel sangat iri dengan Gadis, karena Gadis selalu mendapatkan pujian baik dari Guru ataupun dari teman-temannya. Pujian itu karena banyak hal, baik dari kecantikannya, kebaikannya bahkan prestasi Gadis. Gadis memang seistimewa itu, jadi tidak heran jika semua pujian dilayangkan kepadanya.
Selain iri Angel juga suka menghina orang lain, bahkan karena Gadis tidak pernah berangkat sekolah menggunakan mobil mewah dia mengira kalo Gadis tidak sekaya dirinya.
Angel adalah anak seorang pebisinis sukses. Koleksi mobil orang tuanya sangat banyak, bahkan memiliki beberapa apartemen untuk disewakan.
Sejak kecil Angel selalu dimanja orangtuanya. Angel selalu diberikan kemewahan dan kasih sayang yang berlebihan karena dia adalah anak tunggal.
Tak heran jika sifat Angel menjadi seperti saat ini.
Karena kasih sayang orang tuanya yang terlalu berlebihan kepada Angel membuat Angel lupa diri, Angel tak pernah ditegur walaupun berbuat kesalahan, sehingga ia selalu berbuat semaunya sendiri. Angel tidak pernah menghargai siapapun.
Angel tidak pernah percaya jika hidup ini bagaikan roda yang terus berputar, dia berfikir jika kekayaan yang orang tuanya miliki itu akan dapat selalu ia nikmati. Didikan buruk dari orang tuanya itulah yang akan menghancurkan hidup Angel.