34 Langit senja memerah dengan indahnya. Cuaca hangat diiringi sapuan lembut angin menjadikan udara cukup sejuk. Gemersik dedaunan yang gugur menambah kesyahduan suasana di sekitar taman yang berada di dekat gedung apartemen kediaman Aruna dan Keven. Aruna duduk di bangku panjang sambil membaca buku cerita romantis komedi milik penulis yang berjudul Kunikahi Dia Karena Janji dengan serius. Sekali-sekali bibirnya menciptakan senyuman, kadang pula tawa kecilnya terdengar bila ada adegan lucu dari cerita itu. "Sorry, nunggu lama," ujar Keven yang baru saja tiba dan menghempaskan tubuh ke sebelah kanan Aruna. "Lumayan. Kamu kenapa telat?" tanya Aruna sambil menekan tombol untuk menutup layar ponsel. "Tadi pas mau pulang, ada ... Candice. Untung Andrew belum pergi, bisa-bisa mati kutu a

