Rasa cinta yang mulai tumbuh.

1479 Words
"Setelah selesai makan mona pun berpamitan pergi duluan karna ada telfon penting, padahal itu juga sudah di rencanakan, agar sahabat nya bisa berduaan dengan leo. "Fan, gue pergi duluan ya, ini barusan ada telfon penting banget, "pamit mona. Lho tadi bilang malam ini cuman buat nemenin gue jalan, "tanya fani. Maaf ya fan, abis gue juga gak tau kalau tiba tiba ada telfon dadakan kayak gini, "sahut mona. Atau jangan jangan lho sengaja ya mau ninggalin gue sendiri disini sama leo, "bisik fani. Kalau iya kenapa?, "mona pun langsung meninggal kan fani yang masih duduk bersama leo. Liat aja ya entar kalau dah sampai kosan, "batin fani. Leo pun hanya memerhatikan sikap kedua perempuan yang ada di depan nya, leo juga tau kalau semua ini rencana mona yang ingin mendekat kan fani dengan nya, ta pi leo sama sekali tak tertarik dengan rencana mona, apa lagi leo juga baru mengenal fani beberapa hari ini, dan tak mungkin jika rasa cinta tumbuh begitu cepat. Kini hanya tinggal leo dan fani saja, tapi mereka sama sama canggung untuk memulai obrolan, apa lagi fani yang tak terlalu dekat dengan pria apa lagi yang baru di kenal nya, tak seperti mona yang centil klau liat cowok yang ganteng dikit. Akhirnya leo memberanikan diri membuka obrolan. Fan, lho udah lama ngekos di sini, "tanya leo. Gue baru tiga mingguan ngekos di sini, gue mending ngekos disini lbanyak temen dari pada gue di rumah sendirian, "sahut fani. Emang orang tua kamu kemana?, tanya leo. Nyokap bokap gue jarang di rumah, mereka sibuk kerja terus jarang ada waktu buat gue, "sahut fani. Emang rumah lho gak nyaman sampai lho lebih suka tinggal di kosan, "tanya leo yang penasaran keluarga fani. Ya gue lebih seneng kayak gini aja sih, hidup sederhana bisa tertawa lepas bareng temen sahabat, "jelas fani. Kelihatan nya lho anak orang kaya yang kekurangan kasih sayang dari orang tua, lho bukan anak orang miskin kan, "tebak leo. Percuma kan kalau gue anak orang kaya tapi kekurangan kasih sayang dari orang tua, dan percuma juga gue kaya kalau gue cuman di selingkuhin sama davit dia macarin gue cuman manfaatin gue doang, semua cowok itu sama aja bisa nya cuman nyakitin doang, "curhat fani yang mulai menangis. Udah gak usah curhat, gue juga di tinggalin cewek gue karna dia tau gue gak punya apa, dan gak semua cowok itu seperti apa yang lho bilang, "sahut leo. Tapi gue benci sama cowok, "sahut fani yang terus menangis. Kalau kamu masih pengen nangis terusin aja sampai puas, dan ingat jangan benci sama cowok, gak semua nya jahat kok, percaya deh sama gue, "kata leo yang coba menenang kan fani. Lho kan cowok, pasti lho belain cowok, "sahut fani. Udah mending kita pergi dari sini malu tau di liatin sama yang lain di kira aku yang jahatin kamu, "kata leo yang terus mengajak fani duduk di tempat lain yang sepi agar tak terlihat orang jika fani ingin menangis. Kita mau kemana sih, jangan macem macem ya, "tanya fani. Gue gak se jahat itu kali, gue juga gak suka nyakitin cewek, "jelas leo yang tak suka di tuduh macem macem. Fani pun kagum dengan perkataan leo barusan, kalau di liat dari dekat leo ganteng juga, "sadar fani jangan mikir yang aneh aneh. Kenapa ngliatin nya gitu, gue ganteng ya, emang sih gue ganteng, "kata leo yang pd dengan perkataan nya. Lho pede banget sih, "sahut fani yang menyembunyikan jika dirinya mengagumi lelaki di sebelah nya. Gue emang harus pede, apa lagi gue sebagai cowok bisa bedain giman reaksi cewek jika mengagumi kita, "jelas leo yang semakin ke pedean. Ya sudah terserah lho deh, gue cuman kagum aja sama lho, lho yang tulus sayang sama pacar lho sampai lho bilang no lak perjodohan lho sama anak temen bokap lho tapi ujung ujung nya lho di tinggalin sama pacar lho, "sahut mona yang jujur jika ia mengagumi leo yang mampu sabar. Lho tau dari mana kisah hidup gue, "tanya leo yang mulai panik takut nya fani tau jika selama ini mereka di jodohkan. Gue tau dari pak ujang, dia itu dulu kerja di rumah gue, gue nganggap nya seperti keluarga sendiri, "jelas fani. Utung aja dia tau nya dari pak ujang, ku fikir dia tau siapa gue sebenernya, "batin leo. Lho kenapa?, lagi mikirin apa?, "tanya fani. Gue gpp, "sahut leo yang tadi sempat khawatir identitas aslinya terbongkar, apa lagi jika fani sampai tau jika lelaki yang di jodohkan dengan nya itu leo, leo takut jika fani membenci dirinya. Kenapa lho gak suka ya, jika gue tau kisah hidup lho, "tanya fani yang merasa tak enak hati. Gak papa kok, setidak nya lho gak sama in gue sama mantan lho yang gak punya hati itu, "sahut leo. Udah deh gak usah di bahas lagi, gue udah gak ada hubungan apa apa sama dia, lagian gue mau pergi dari sini, "sahut fani. Lho mau pergi kemana?, apa lho gak suka tinggal di sini, "tanya leo. Gue cuman mau pergi beberapa hari ke rumah nenek gue yang ada di surabaya, "jelas fani. Lho lama di sana? apa lho balik lagi ke sini?, tanya leo yang mungkin mulai merasa takut kehilangan fani. Apa leo mulai jatuh hati pada fani? Lho kok keliatan nya panik gitu, kayak mau perpisahan aja, "tanya fani. Gak gue cuman nanya lho berapa hari di sana, "elak leo yang menyembunyikan ke khawatiran nya. Gue cuman beberapa hari di sana, gue cuman mau liat ke adaan nenek abis itu gue balik ke sini lagi, "jelas fani. Gue minta kontak lho biar gue bisa hubungin lho, "pinta leo. Ya udah boleh sini hp lho, "leo pun menyerahkan nya ke pada fani dan fani langsung menyimpan nomor teflon nya di gawai milik leo. Ayok balik ke kosan, udah malem gak baik anak cewek pulang malem, "ajak leo. Ya udah ayok, "sahut fani. Mereka pun akhir nya pulang ke kosan dan sesampai nya di depan kosan fani pun bertemu dengan mona yang ternyata sudah ada di sana dan mona sedang asyik berbincang dengan anak kosan yang lain nya, fani pun mendekati nya. Mon-mona, lho bilang tadi ada telfon penting sampai lho ninggalin gue sendiri di taman, "tanya fani yang tak suka di bohongin. Sorry fan, gue sengaja biar lho makin deket sama leo biar lho bisa lupain davit, "jelas mona. Gue gak suka cara lho, gue bukan lho yang kalau ada cowok ganteng langsung lho embat, apa lho gak takut jika leo bukan cowok baik baik terus gue di apa apa in, lain kali jangan gitu, gue tau niat lho baik, "sahut mona yang kecewa dengan niat sahabat nya. Sorry fan, lain kali gue gak bakal kayak gitu, "sahut mona yang menyesal. Gue baru kenal sama leo dan gue belum tau sikap, sifat nya seperti apa, malah lho tinggalin gue sama dia sendirian, "sahut fani yang kecewa dengan ide konyol sahabat nya. Iya mon lho jadi sahabat jangan gitu ya, biar persahabatan kalian awet, cari sahabat yang jujur itu susah, dan gue cuman orang yang baru di kenal fani, "sambung leo yang merasa sakit mendengar kata kata fani jika ia lelaki yang baru di kenal dan fani punya fikiran buruk tentang dirinya. Iya makasih ya lho udah jagain sahabat gue, "sahut mona. Iya gak perlu bertrima kasih, "sahut leo yang terus meninggal kan fani dan mona. Fan-fani, gara gara lho sih leo jadi sedih tu, "kata mona. Kok gw sih, emang kenapa?, "tanya fani. Lho ya bego atau gimana sih fan, sampai lho gak sadar kalau leo tu suka sama lho, "tanya mona yang kesal dengan sahabat nya. Mana mungkin dia suka sama gue orang kita juga baru kenal beberapa hari ini, "sambung fani yang tak percaya dengan ucapan sahabat nya. Kalau leo gak suka sama lho ya dia gak bakal sedih denger ucapan lho barusan, "sahut mona. Gue barusan ngomong apa sampai bikin leo sedih, "tanya fani yang merasa ucapan nya gak ada yang salah. Lho bilang gue ninggalin lho sama orang yang baru di kenal, apa lagi lho sempat berfikiran buruk tentang leo, "jelas mona. Jadi gw sekarang harus gimana?, "tanya fani. Ya lho harus minta maaf lha biar leo gak sedih, siapa tau kalian cocok dan ingat lho gak boleh benci sama semua cowok cuman karna lho per nah di selingkuhin, ingat fan gak semua cowok jahat kayak davit, siapa tau leo cowok yang baik, "usul mona. Ide lho ada bener nya juga mon, tapi gw gak brani minta maaf, gw takut nya leo salah sangka, "sahut fani yang merasa ragu. Udah percaya deh sama gw, leo pasti seneng kalau lho mau minta maaf udah berfikiran buruk tentang diri nya, "usul mona. Okey, kali ini gw mau nemuin leo, "sahut fani yang menyetujui usulan sahabat nya untuk minta maaf sama leo. Ya sudah lho sekarang buruan susul leo, kasihan tu muka nya kusut pas pergi dari sini, "sahut mona. Akhir nya fani pun menemui leo, walaupun fani sedikit ragu untuk menemui leo.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD