Pekerjaan baru leo.

1490 Words
"Kembali ke leo. gue kenapa sedih ya denger perkataan fani barusan, kenapa gue jadi gak terima jika fani bilang kita baru kenal, apa gue mulai ada rasa sama fani, "batin leo. Malam ini leo tak bisa tidur setelah mendengar perkataan fani, seperti masing terngiang ngiang di telinga leo. Apa gue jatuh hati pada fani wanita yang baru ku kenal beberapa minggu ini, "batin leo. Jam sudah menunjuk kan pukul dua belas malam, tapi mata leo masih belum ter pejam. kenapa gue jadi begini sih, apa yang salah sama diri gue, "batin leo yang saat ini menyalahkan dirinya karna tak bisa tidur. Pagi hari nya saat fani terbangun ia ter ingat jika hari ini sebelum dia berangkat bekerja harus meminta maaf dulu pada leo, pasalnya setelah mendengar perkataan fani semalam leo jadi terlihat sedih. Akhir nya gue siap berangkat bekerja hari ini, "gumam fani kerna dirinya sudah siap untuk berangkat bekerja. Saat ia keluar dari kamar kosan nya tiba tiba ia teringat pesan mona, menurut mona fani harus menjelaskan semua dan minta maaf sama leo. Setelah berpikir cukup lama akhirnya fani memutuskan untuk menemui leo. Dan saat ini fani yang sudah sampai di depan pintu kamar kosan leo pun merasa gugup. "Gue masuk apa gak?" batin fani sambil menghembuskan nafas nya kasar. Beberapa menit kemudian fani beranikan untuk mengetuk pintu kamar kosan leo. "Tok... tok...tok, terdengar suara pintu di ketok, leo pun membukanya dengan perasaan masih tak karuan, setelah pintu terbuka dan dilihat nya siapa yang datang ke kosan nya pagi ini. Leo pun mencoba bersikap biasa saja saat tau siapa yang datang ke kosan nya , "ada apa kamu ke sini" tanya leo yang melihat siapa yang datang. Gue cuman mau ngobrol bentar sama kamu, "sahut fani yang masih gerogi saat ada di depan leo. "Mau ngomongin apa?" tanya leo. Gue mau minta maaf sama lho, "ucap fani dengan sedikit malu. "Maaf buat apa fan?" tanya leo pura pura tak mengerti apa maksud ucapan fani. "Maaf jika ucapan ku semalam membuat mu sakit hati", jelas fani. Udah gak usah di bahas gak penting, lagian bener juga kata kamu memang kita baru kenal ya wajar aja kalau kamu punya fikiran buruk tentang aku, "sahut leo panjang lebar. Tapi lho marah kan sama gue, "tanya fani. Ya gak lah, ngapain gue marah sama lho, "sahut leo. Beneran nih lho gak marah sama gue, "tanya fani lagi memastikan sambil menatap wajah leo yang pagi ini terlihat lebih ganteng, mungkin itu cuman perasaan fani aja. Gak usah di liatin terus gue emang ganteng kok, "kata leo dengan pede nya. fani pun jadi salah tingkah dengan ucapan leo. Husst... habis makan apa sih lho pede banget, "ketus fani. Ya udah gue mau berangkat kerja dulu ya, lho jangan ngambekan lagi, "pamit fani pada leo sambil menyentuh pipi leo dengan tangan nya. Leo pun yang mendapat sentuhan tangan di pipi nya di buat salah tingkah oleh fani. Mimpi apa gue semalam fani pagi ini ngelus pipi gue, jadi semangat buat cari kerja nih gue, "gumam leo. Leo pun kini pergi ke salah satu resto dan dia mulai masuk untuk bertanya pada salah satu pegawai di sana. "mbak disini ada lowongan ndak?" tanya leo pada mereka. Kalau gak salah masih butuh mas, coba deh mas tanya sama menejer nya mumpung dia ada di sini, "kata salah satu pegawai di sana. Biar saya anter jika mas serius mau kerja, "sambung nya. I-iya mbak, boleh tunjuk kan di mana ruangan nya, "tanya leo. Leo pun kini mengikuti langkah dari salah satu karyawan di resto itu untuk menuju ruangan menejer. Tok... tok... tok... "Suara pintu di ketuk dari luar, sedangkan yang ada di dalam ruangan sedang asyik bercanda ria seperti mengenang momen saat masih SMA dulu. Siapa sih gangguin orang lagi asyik ngobrol, "gerutu pria yang ada di dalam. Mungkin ada yang penting, "sahut sang wanita. Tok.. tok.. "Suara pintu di ketuk lagi. "Masuk, terdengar sahutan dari dalam ruangan. Leo pun akhir nya masuk ke dalam dan baru saja ia masuk melihat sosok yang ia kenal betapa kaget nya ia saat ini. Kamu ngapain di sini, "tanya leo pada sang wanita. Gue ngobrol sama temen, "sahut sang wanita. Kalian saling kenal, "tanya sang pria. Iya kami tinggal di kosan yang sama, "sahut sang wanita. iya wanita itu adalah fani yang sedang bersama bagas teman lama nya. "Maaf pak, dia ke sini mau cari kerjaan, "kata wanita salah satu pekerja di sana yang mengantar leo ke ruangan menejer. Kamu kesini mau cari kerjaan, "tanya bagas. Iya saya kesini mau cari kerjaan, kata salah satu karyawan tadi di sini masih membutuhkan karyawan, "jelas leo. Nama kamu siapa?, nama ku bagas "tanya bagas. Nama saya leo, "sahut leo dengan sopan. Oh jadi ini pria yang kamu ceritain, "tanya bagas pada fani. Iya dia teman yang aku usulin buat kamu nerima dia kerja di resto mu ini, "sahut fani. Bagus leo kamu bisa kebetulan tanya lowongan disini padahal ini temen kamu bujuk gw biar ngasih kerjaan sama lho, "jelas bagas. Makasih fan lho diam diam bantuin gw, "kata leo yang bertrimakasih pada fani. Iya sama sama, tapi kebetulan banget lho cari kerjaan di sini pasti temen gue bakal nerima lho kok tenang aja, "kata fani meyakin kan leo. Kalau gue nolak dia buat kerja di sini gimana, "sahut bagas. Ya udah gue gak mau temenan sama lho lagi, gue gak mau ketemu lho, "sahut fani yang mulai kesal dengan teman baik nya. Jangan gitu dong fan gue gak mau, "mohon bagas sambil memegang tangan fani. Leo pun yang melihat adegan itu jadi makin panas hati nya seperti terbakar api cemburu. "Okey deh, gue bakal terima dia kerja di sini, "sambung bagas. "Nah gitu dong, itu baru temen gue yang baik hati, "sahut fani. Fani pergi dulu ya, "sambung fani yang berpamitan ke pada bagas sambil memeluk bagas. Mereka ada hubungan apa ya? kok keliahatan nya merek sangat dekat, "batin leo yang bertanya tanya. Gue pergi dulu ya leo, yang betah kerja di sini, kalau bang bagas macem macem sama lho bilang aja sama gue, "pamit fani pada leo sambil menepuk pundak leo. Iya tenang aja, "sahut leo sambil tersenyum pada fani. Apa gue bakal di terima kerja di sini, "sambung leo yang bertanya pada fani. Tenang aja lho pasti di terima kerja di sini, "sahut fani meyakin kan leo. Setelah kepergian fani bagas menyuruh leo duduk di depan nya. Leo sini kamu duduk dulu, "panggil bagas. Iya pak, "sahut leo yang terus duduk di depan bagas. Kamu saya terima kerja di sini tapi apa kamu yakin bisa, "tanya bagas. Iya pak insya Allah saya bisa pak, "sahut leo. Baik lah kamu saya terima kerja di sini, saya juga sudah baca surat lamaran kamu, "kata bagas dengan tegas. Saya mulai kerja kapan pak?, "tanya leo. Hari ini kamu sudah bisa kerja dan kamu ganti seragam dulu, biar di ambilin seragam sama susi, "kata bagas yang kini memanggil susi untuk datang ke ruangan nya. Tok.. tok.. Suara pintu di ketuk. "masuk" terdengar suara sahutan dari dalam. Ada apa bapak memanggil saya, "tanya susi. Kamu antar leo ke ruang ganti dan kamu ambilkan seragam untuk nya, "perintah bagas pada susi. Baik pak, "sahut susi. Mari saya antar kamu, "ajak susi. Leo pun terus mengikuti susi dari belakang, dan setelah samai di tempat tujuan susi langsung memberi seragam pada leo dan menyuhnya ganti. Ini seragam kamu, kamu bisa ganti di ruangan itu, "kata susi sambil menunjuk ruangan ganti yang ada di depan nya. Terima kasih, "ucap leo. Iya sama sama, semoga kamu betah kerja di sini, "ucap susi yang terus meninggal kan leo. Setelah leo selesai ganti baju dan kini ia memakai seragam yang sama dengan karyawan yang lain nya, ia di bantu yang lain nya untuk memulai kerja nya, mereka memberi tahu leo apa aja yang harus ia kerjakan, leo hanya mengangguk faham dengan pemberitahuan dari senior nya. Gue harus betah kerja di sini, gue bakal buktikan sama bokap kalau gue bisa mandiri, "gumam leo. Setelah selesai bekerja leo memutuskan langsung balik ke kosan karna ingin segera istirahat setelah seharian ia bekerja, apa lagi ini pertama kali leo bekerja sebagai pelayan restaurant, bagi leo pekerjaan ini berat dan menguras tenaga. Hari pertama kerja tapi udah capek banget seperti ini, "gumam leo saat sampai di depan kosan nya. Udah pulang?, gimana kamu betah kerja di sana?, "tanya fani saat melibat leo sudah sampai di kosan. Iya baru nyampek nih, hari ini melelah kan, "sahut leo. Jalanin aja lama lama kamu juga betah kok. Iya makasih lho udah bantuin gue buat di terima kerja di sana, "ucap leo. Gue gak bantuin apa apa lho emang pantas dapat kerjaan itu, lagian meskipun gue gak bantuin lho juga pasti bakal ke trima orang lho lulusan amrik iya kan. Lho tau dari mana?, "tanya leo. Gue tau dari bang bagas, dia yang udah cerita sama gue tadi, "jelas fani. Kamu deket ya sama dia? "tanya leo. Iya gue deket banget sama dia, "jelas fani. Leo yang mendengar jawaban fani pun makin cemburu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD