"Nizar, saya harap kamu mau membantu kami." ucap Thabi ikut menyusul kedua lelaki itu. "Maaf Pak, maksud Bapak apa ya? Membantu apa? Kalau saya bisa bantu pasti saya akan bantu Pak. " ucap Nizar. "Tolong nikahi putri saya. " Degghh... Detak jantung Nizar serasa berhenti mendengar kalimat yang baru saja keluar dari mulut mantan atasannya itu. Seketika itu juga kepalanya mengangkat menunjukkan ekspresi wajahnya yang sangat terkejut. Bagaimana mungkin ia menikahi calon istri orang lain dan itu atas permintaan dari Ayah sang calon mempelai wanita sendiri? "Mak... maksud Bapak apa Pak? Putri Bapak akan menikah dengan calon suaminya hari ini Pak. Kenapa Bapak malah menyuruh saya menikahi putri Bapak? " ucap Nizar. "Laki-laki b******k itu gak tau kemana Zar. Dia melarikan diri, Saya jug

