6.

1287 Words

Sepanjang perjalanan menuju ke kantor, Nizar merasa tidak tenang. Rasanya dia gugup sekali karena akan berbicara hal serius dengan Althaf hari ini. Dan sekarang sampailah ia di kantor lalu berjalan menuju ke ruangan Althaf. Saat ini Nizar semakin gugup saja, ditambah lagi ia kini mengetahui bahwa Nasya adalah putri dari Thabi, atasannya dulu. Sesampainya di depan ruangan Althaf, Nizar mengetuk pintu terlebih dahulu, berjaga-jaga apabila ada karyawan di dalam. "Masuk.. " ucap Althaf dari dalam ruangan. "oohh Nizar, ah pake ketuk pintu segala lo. " ucap Althaf lagi setelah melihat wajah siapa yang ada di balik pintu. "emm Thaf, gue mau ngomong serius. " ucap Nizar setelah mendudukkan dirinya. "ngomong serius? Ngomong apa sih? " tanya Althaf mengalihkan perhatiannya pada Nizar. "e

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD