-Alex point of view- Sesuatu meledak tidak terkendali di dalamku. Otot-otot tubuhku mengeras, ketika Kinan menggigit bibir bawahku, penuh gairah. Gawat! Jangan terbawa perasaan! Aku dengan cepat menarik diriku. Aku ini bukan anak kecil yang baru saja coba-coba berhubungan badan."Kinan, kalau begini terus, aku akan membawamu ke ranjang." Aku memperingatinya keras. Berani-beraninya, anak yang bahkan dadanya belum tumbuh sempurna menggodaku seperti itu. Anak tujuh belas tahun tidak seharusnya memiliki pengaruh seperti ini terhadap laki-laki dewasa yang matang. Kinan malah tertawa kecil, puas. Sialan. Huft… aku membaringkan tubuhku di atas tubuhnya, menjauhi bibirnya yang berbahaya itu. Seharusnya aku mendisiplinkan perempuan jalang ini. Bukan berbaring memeluk tubuh gadis yang bahkan belum

