Alex akhirnya mengabarkan kalau dia akan pulang tepat seminggu seperti yang ia katakan sebelumnya. Orang-orang tengah berlalu-lalang menarik koper mereka. Bertemu keluarga lalu saling berpelukan. Aku langsung pergi ke bandara setelah kemarin mendapat informasi jam kepulangan Alex. Aku sudah tidak sabar menunggunya. Tubuhku yang tidak terlalu tinggi membuat aku kesusahan mencari Alex. Ke mana perginya pria itu kenapa belum muncul juga? Bahkan ponselnya sejak tadi tidak bisa dihubungi. Terlalu asik mencari sosok tampannya tanpa sengaja aku menabrak seorang wanita yang sedang meminum kopi susunya. Cairan berwarna coklat itu tumpah mengenai pakaian putih yang ia kenakan. Bahkan cairan itu menciprat ke pakaianku. “Maaf aku tidak sengaja.” Aku berusaha membersihkan pakaiannya dengan sapu tang

