Bab 31 : Memelukmu Lewat Temaram Purnama

3769 Words

Kemunculanmu itu seperti kabut beracun. Begitu tiba-tiba, tak terdeteksi, menyerang pegunungan sepertiku secara buas. Kau, harus bertanggung jawab atas kerusakan ini. Aku tak peduli jika kau enggan. Aku akan menarikmu hingga kau lupa caranya untuk melepaskan diri. Monolog itu terhenti tepat ketika Seruni memasuki kamarnya. Wanita itu telah rapi mengenakan abaya warna biru tua, kerudungnya yang panjang dibiarkan menjuntai. “Kebanyakan perempuan tak suka dengan pria yang kaku. Gantilah kemeja dan jasmu itu dengan pakaian yang semi-formal, Azam. Toh kencanmu tak dilakukan di gedung kuliah, bukan?” Azam menoleh, mengangkat bahu. “Aku yakin dia suka melihatku pakai apa saja.” Oh, percaya diri sekali. Seruni membuka lemari pakaian Azam sambil geleng-geleng, memilihkan batik berlengan pendek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD