EMPAT BELAS

1091 Words

Dorrr Semua yang ada disitu menoleh dan tegang seketika. Darah bercucuran di hidung dan dadanya, dadanya tertembak dan wajahnya memar seperti bekas pukulan. ________________ "Akshein." teriak Amelyus berlari menghampiri suaminya. Tangisannya pecah melihat tubuh suaminya berlumuran darah. "Amel tenang sayang, aku baik baik saja. Pergilah dan bawah Vaniesya!" ucap Akshein dengan lirih, membuat Amelyus tak kuasa menahan tangis agar tak semakin menjadi. "Iya, dan ayo berdiri kau juga harus pergi dari sini." Amelyus sudah berdiri berniat membantu Akshein berdiri, tetapi Akshein menolak. "Aku akan membereskan Malfeon." ucap tegas Akshein membuat Amelyus tak bisa membantahnya. "Tapi, kau sudah terluka." "Aku baik-baik saja." "Hey Akshein kau masih kuat bicara heh?" bentak seseorang, d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD