Mobil itu sudah berhenti sejak lima belas menit yang lalu, namun dua orang yang ada di dalamnya tak juga turun dari sana. Aurel hanya bersikap santai sejak tadi, namun tentunya berbeda dengan Aura, yang sedang mengatasi kegugupannya. "Kalau kau belum siap, kita bisa kembali pulang ke rumah," tawar Aurel. "Tidak! Aku siap. Hanya saja aku butuh waktu untuk mengendalikan kegugupanku," balas Aura dengan cepat. "Oh, begitukah? Kalau begitu tolong, jangan menyemburkan api di dalam mobilku. Aku masih ingat dengan jelas bagaimana kau membakar rak bukuku di kamar, saat kau merasa gugup ketika akan menggantikanku ujian di sekolah," pinta Aurel. "Itu karena kesalahanmu sendiri! Siapa suruh terkena flu di saat ujian sedang berlangsung? Sudah tahu aku tidak suka pelajaran Sejarah, bisa-bisanya kau

