Zale terkekeh pelan saat melihat tampang Aurora yang tampaknya siap menerkam siapa saja saat itu, setelah mendengar jawaban dari Alrez. "Ayolah Aurora, jangan terlalu diambil hati," bujuk Zale. "Diam kau! Aku sedang merasa kesal sekarang dan tak ingin mendengar bujukan dari siapapun!" tegas Aurora. "Hah! Dia mudah sekali berubah dari seorang gadis yang manis menjadi gadis temperamen. Sepertinya di masa depan dia akan berjodoh dengan seekor singa," tutur Erhol. "Erhol, jangan pancing kemarahanku!" omel Aurora, sambil mulai memukuli bahu Erhol dengan gemas. Alrez mendekat pada Zale untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada Aurora dan Celline. "Hei, tak biasanya kau menunjukkan diri pada manusia. Jangan hitung Aurora, dia masih termasuk jenis manusia sepertimu," ujar Alrez. "Se

