Lin,.. menunggu gojek online yang sudah di pesan beberapa menit sebelum keluar restoran tadi.
akhirnya gojek online yang ditunggu tunggu sampai..
"Neng,,,Maaf bapak telat,. jalanan macet banget,,." ucap driver gojek.
"Tidak apa-apa Pak..." ucap Lin dengan sopan.
Motor itu melaju dengan kecepatan sedang di kemacetan jalan jam pulang kerja.
" Pak berhenti di situ ya pak.." ucap Lin
"Oke siap Neng,,, "Lin mengeluarkan beberapa lembar uang untuk membayar driver go-jek tadi.,,
"kembalian buat bapak saja.,,"
"Terima kasih ya Neng,,".ucap driver go-jek
"Sama-sama Pak..."
Seperti biasanya Lin harus melewat pinggiran rumah untuk ke halaman belakang menuju pintu belakang..
"Sore, Bu,,."ucap lin menyapa bu lastri yang sedang membuat sampah di tong sampah belakang rumah.
"Sore" jawab Bu lastri.
"Lin masuk kamar dulu ya Bu.."ucap Lin
"i-ya Non,,." jawab Bu lastri.
Lin masuk ke kamarnya, lalu mengambil handuk untuk mandi,..badannya terasa lengket..seharian bekerja.
selesai mandi lin mengeringkan rambut dengan handuk kecil di tangannya.Membuka lemari plastik dan mengambil kaos berwarna putih dan celana pendek.
setelah itu Lin menuju ke arah kasur.,,
"aduh capek banget hari ini.. "ucap Lin.
Lin langsung merebahkan badannya ke kasur, beberapa detik kemudian Lin tertidur dengan pulasnya.,,
Tiba-tiba Lin terjaga dari tidurnya karena ada yang mengetuk pintu kamarnya..
"non maaf,,nyonya mau ketemu non sekarang..."ucap Bu Lastri.
" Hnnnem sekarang sudah dah jam berapa bu,,sambil mengucek ngucek matanya,, " tanya Lin pada Bu lastri.
"Sudah jam 9 non,,.."jawab Bu lastri
Lin langsung bangun menuju kamar mandi mencuci muka.,, setelah itu menyisir rambutnya.
Lin keluar dari kamar menuju ruang tamu. Lin melihat neneknya sedang berbicara di telepon dengan seseorang sambil tersenyum.
Lin Berdiri di sebelah nenek,..
Neneknya langsung mengakhiri telefonya...
" nek,, tadi di Bu lastri bilang nenek Panggil Lin.. Ada apa ya Nek..,," ucap Lin dengan sopan.
" Lin kamu siap-siap 2 hari lagi kamu akan di lamar,,setelah itu seminggu kemudian akan menikah dengan anak Bu rita... kamu mengerti" ucap nenek dengan nada membentak.
seperti petir di siang bolong...Lin kaget, tanpa di sadari butiran air membasahi wajahnya yang putih itu..
Lin memberanikan diri.,,
" nenek,,,aku belum mau menikah" ucap Lin sambil menangis.,,
" Nenek dan ibumu sudah sepakat untuk menikahkan kamu sama anak Bu Rita.lusa ibumu akan pulang,,"ucap nenek.
belum selesai neneknya berbicara Lin sudah berlari ke kamar sambil menangis..
" Cucu kurang ajar,..orangtua belum selesai bicara sudah tinggal pergi,,.. dasar cucu tidak ada sopan santunnya kata neneknya dengan nada berteriak."
inget juga luu kalau Lin itu cucu elu.
Di kamar Bu lastri sudah menunggu Lin.
Lin langsung memeluk Lin...
"Sabar Non...Jangan menangis ucap bu lastri."
" Lin mau pergi saja Bu,,." Lin belum mau menikah.
Di sisi lain lin tidak mau menikah kerna tidak mau menyakiti sahabat kayla..
Lin tahu kayla amat mencintai Hermawan.
" Non mau ke mana..." ucap Bu lastri kaget.
" Kemana aja Bu,..Yang penting Lin tidak menikah" jawab Lin sambil menangis.
Bu lastri menjadi risau,..kalau Lin benar benar pergi, bu lastri takut terjadi apa-apa pada Lin di luar sana.
akhirnya bu lastri tau pada siapa dia minta bantuan.
" Lin sebentar...ibu telefon ponakkan ibu yang kerja di hotel.. ponakkan ibu sudah nikah. mudah-mudahan ponakan ibu bisa bantu Lin, Lin tunggu sini ya,,, Ibu telepon ponakan Ibu dulu. "
" hiks hiks i-ya bu "
Lin bangun lalu menuju ke arah lemari dia mengambil sebuat koper di atas lemari,.