Ruangan vvip II itu sepi,, Hanya tinggal Waitress dan Waiter yang sedang membersihkan ruangan itu.
Salah satu dari Waitress mengoda Lin..
"Eehmm,,..sebentar lagi ada yang berkencan nih.." hahaha
"Apaaan sich..."jawab Lin.
gue ketangkap basah bodoh...gumam lin dalam hati.
#Mobil Mercedes-Benz s560 meluncur dengan kecepatan sedang di tengah macetnya kota Jakarta..
terlihat jelas dari wajah tuan muda ia sedang senang..Tuan muda itu terus tersenyum,...tidak seperti biasanya
sekretaris kim, melirik di kaca spion..
baru kali ini, tuan muda tersenyum sendiri..kata kim dalam hati.
"Ehmm,,..ehmm,," sekretaris kim sengaja batuk, sedang tengkorokannya tidak gatal.
sekretaris kim memberanikan diri bertanya,..
" Tuan muda,.. waitress di restoran tadi buat masalahkah ,..?" Tanya sekretaris kim.
Jika tuan muda merasa terganggu dengan waiterss tersebut,,.Sekarang saya telefon ke restoran itu, komplain,,..agar waitress itu di pecat sekarang juga,,." ucap sekretaris Kim dengan tegas.
"tidak perlu sekretaris kim.,,"
Tuan muda itu bernama jiem atmaja, ia datang ke restoran ibu rita karena bu rita mengajak kerjasama.
Jiem atmaja adalah salah satu dari orang terhormat di kolega kolega bisnis nya. sifat yang dingin, dan cuek, menambah gaya cool kepadanya, di balik itu semua juga tersimpan sifat kejam dan arogannya.
tersembunyi pula identitas sebenarnya,, yahh dia adalah mantan dari Mafia yang sampai sekarang tiada satu pun orang mengetahuinya, sekalipun sekertaris kim yang sudah lama bersama tuan mudanya.
Di restoran..belum sampai 1 jam,,,
berita Lin di cium sama Tamu terhormat,,..lagi hangat di bicarakan oleh staf restoran,,,..
" Lin,,,..gue dengar loe di cium sama tamu ruang vvip yang terhomat benarkah Lin ?" Tanya kayla melongo penasaran.
" Loe tau dari mana...?" tanya Lin balik pada kayla.
"Semua orang bicarakan kamu Lin..." ucap Kayla.
" Hahhh,,,beneran loe " Lin kaget.
" Benerann.., tapi emang loe di cium...??" tanya kayla lagi penasaran.
"Ga benar kayla,,,Dia cumaaaa,,." belum selesai berbicara
andrie sudah memanggil Lin.,
"Lin,,,Pak Hermawan minta kamu ke ruangannya sekarang."
"baik andrie...terima kasih ya.."ucap Lin.
"hemmmm...ada apa lagi...Apakah tamu tadi komplain.."
ucap lin dengan nada sedih.
Lin,,berjalan ke ruangan Hermawan..
semua staf melihat Lin..
Lin mengetuk pintu ruangan Hermawan..
tuk..tuk..tuk..
"silakan masuk,,.".ucap Hermawan.
"Selamat sore,,Bapak panggil saya..."ucap Lin.
"Silakan duduk,,Maaf...saya dengar kamu di cium sama tamu tadi siang.benarkah,,Lin ? tanya Hermawan penasaran.
"Sepertinya ada kesalahan fahaman pak..Tamu itu tidak mencium saya pak...dia hanya membisikkan.".jawab Lin.
"Oooo...Saya kirain kamu di cium."
Hermawan ingin bertanya,,,apa yang di bisikkan tamu itu,,.
Tapi hermawan gengsi, takut di bilang mengganggu privacy orang....Hermawan pengin Lin sendiri yang menceritakan,.
"Pak,,, jika sudah tidak ada lagi di tanyakan,,. saya keluar dulu ya pak.." ucap Lin.
Lin buru buru keluar ruangan Hermawan kerna tiba tiba perutnya mulas pengin PUP.,,
"Ya sudah...kamu bisa keluar sekarang..."ucap Hermawan. Tetapi Hermawan masih penasaran, apa yang dibisikkan tamu tadi ke Lin...
Jam sudah menunjukkan pukul jam 5 sore,Lin dan Kayla bersiap-siap untuk pulang..
"Lin,,, cerita dong...kamu benaran dicium tadi.."Tanya Kayla penasaran.
"tidak Kayla,,,itu hanya salah faham,..Tamu itu hanya membisikkan ke aku.dia bilang,,.dia tidak mau aku memandangnya terus, saat dia lagi makan.loe tahu nggak Kayla,..dia itu ganteng banget, tapi sayang.. wajahnya datar kayak es batu hahahaha.." Ucap Lin sambil ketawa.
" Emang loe pandang dia terus, Cie,,cie,,Cie,,cie,, ada yang jatuh cinta nih pada pandangan pertama..." ejek Kayla.
" ih..ih.. Aku nggak percaya gitu-gituan Kayla.,,," ucap Lin sambil ketawa.
" mudah-mudahan itu jodoh loe lin,,,.Aamiin,,,.hahaha..." ucapkan Kayla sambil ketawa.
" Apaan sih loe Kayla,,,. kalau doain teman yang baik-baik dong..."
"Apanya yang kurang baik doa gue buat loe Lin Dia kaya, ganteng.."ucap kayla sambil ketawa.
"udah deh... gue pulang duluan,,, Malas gue layan loe. Gue duluan i-ya Kayla.."ucap Lin sambil berjalan menuju pintu keluar staf.
" Hooh"