Setelah naik bianglala, Vinka dan Bagas akhirnya memutuskan untuk pulang. Sesampainya dirumah Om Sultan, tepat pukul 9 malam lewat 5 menit. Azhar berdiri di ambang pintu utama rumah. Terlihat seperti menunggu seseorang. Bagas membukakan pintu mobil untuk Vinka, Azhar berdecih melihatnya. "Bucin banget" batin Azhar. Vinka dan Bagas yang merangkulnya menghampiri Azhar. "Lah, gak jadi pergi Bang?" tanya Bagas heran. "Gak jadi, dia ada urusan mendadak" ucap Azhar datar, "Ngapain Lo disitu Vin? Masuk". "Ih, Lo aja masuk, gue nungguin Bagas masuk mobil dulu" ucap Vinka sewot, "Masuk aja Lo, jangan disini". "Rumah rumah gue, masa Lo yang ngatur" ucap Azhar tak kalah sewot. "Santai Bos, kalau besok dibolehin juga gue cabut" ucap Vinka. "Masuk aja sayang, aku gapapa kok. Aku langsung bal

