BOY - Episode 17

2144 Words

"Entah, rasanya masih sama. Mengingatmu saja, hatiku rasanya masih terluka, lagi dan lagi" ~ Vinka yang ada di dalam kamar terduduk dipintu kamarnya. Sambil menenggelamkan kepalanya diantara kedua lututnya. Menangis terus menerus. Vinka menggigil, namun tak berniat mengganti bajunya. Biarkan saja begini. Toh dia juga tidak diperdulikan Mamanya. Rasanya ingin hidupnya berakhir hari ini saja. Menangis dan hanya bisa menangis. Tak perduli lagi esok hari ia bisa membuka kedua matanya lagi atau tidak. ~ Pagi harinya, semua sudah ada di ruang kecuali Vinka, dan Tante Rini yang masih mandi. "Gak biasanya Vinka bangun jam segini loh" ucap Tante Lita, "Biar aku aja yang bangunin ya. Yang lain makan aja duluan". Tante Lita segera menuju kamar Vinka dan mengetuknya. "Vin, sayang. Makan yuk"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD