Chapter 43

1034 Words

Pemuda berambut merah itu menatap pemuda sebaya berwajah rupawan di hadapannya dengan tatapan horor. Adegan yang sekarang sedang ditunjukkan Isaac padanya membuatnya merasa aneh dan geli. Akan sangat menyenangkan jika yang sekarang melakukan adegan 'romantis' ini adalah seorang gadis. Seperti guru BK yang tidak bisa ia miliki—Takeru terperanjat dari lamunannya saat ia menyadari sesuatu. Perasan gusar tiba-tiba muncul. Ia merasa ada sesuatu yang salah tapi ia tidak tahu apa dan di mana letaknya. Sebuah momen di mana kita akan teringat sesuatu, dan saat kita bangun beranjak dari duduk untuk melakukan hal yang kita ingat itu, tiba-tiba ingatan itu kembali menghilang seperti debu yang ditiup angin. “Fokus, Takeru. Jaga fokusmu seperti saat kita melakukan ritual di depan Oculus.” Isaac menegu

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD