Prolog
Pernah merasa bahwa hidup itu sungguh menyebalkan dan membuat mu begitu muak dengan kehidupan ini? Kalau ya, maka kau berada di dunia yang sama sepertiku. Bernasib s**l dengan latar keluarga yang juga menyebalkan. Lahir dari ibu yang keras dan memaksakan kehendaknya pada mu, mendapat pukulan, tamparan dan hinaan dari ibu sendiri, adalah hal biasa, wajar, dan ibu mu meledek gender mu karena kau menangis. Mengatakan bahwa pria tidka boleh menangis sama sekali.
Lalu kehidupan sekolah, juga mengerikan. Menjadi bulan-bulanan geng sekolah yang semena-mena, tidka memiliki teman lalu sekalinya memiliki teman, hidup mereka jadi kacau karena mereka menjadi teman mu. pada akhirnya teman-teman mu meninggalkan mu, mengkhianati mu sebelum mereka meninggalkanmu. Menghabiskan tiga tahun kehidupan sekolah dengan menjadi anji*ng geng yang sok berkuasa, ditampar dengan realita bahwa kehidupan sekolah yang indah penuh dengan keadlian dan euphoria mengejar mimpi, adalah fiksi. Hanya ada di sekolah-sekolah film
Lalu masalah percintaan? Lebih menyedihkan. Mencintai wanitab yang bersikap baik pada mu karena kasihan, mengungkapkan perasaan cinta, namun akhirnya perasaan cintamu membuat orang lain jadi kesulitan dan menjauhimu.
Hidup itu memang menyebalkan, dunia itu menyebalkan, smeua hal menyebalkan.
Tapi pernahkan kalian mendnegar tentang dunia paralel? Aku tak mengerti apa itu arti dunia pararel, multiverse atau apa pun itu. Seperti kata ibuku, aku bodoh, dan aku hanya mewujudkan ucapan ibuku. Jadi aku tidka tertarik dengan paralel atau multiverse itu. Yang jelas aku tahu bahwa multiverse adalah dunia di mana kita hidup di dunia lain namun dengan takdir yang berbeda.
Sesuatu yang terdengar aneh dan mustahil namun juga sangat menarik dan mungkin itu dunia yang para pecundang sepertiku harapkan, tapi sayangnya ini adalah kesalahan hipotesis. bahkan teori dunia paralel ini ditolak dan diyatakan sebagai kesalahan, beginilah bunyinya; Multisemesta, multiversum, atau jagat majemuk adalah kesalahan hipotesis berupa kemungkinan adanya beberapa kumpulan alam semesta termasuk alam semesta tempat kita tinggal. Bersama-sama, alam semesta ini terdiri dari segala sesuatu yang ada: keseluruhan ruang, waktu, materi, energi dan hukum fisika serta konstanta yang menggambarkannya.
Namun alam semesta kita sangat nyata yang mana tidak sedikitpun berupa simulasi dari komputer yg bisa di berhentikan lalu diganti dengan adegan yang kita inginkan.
Kalian sudah membacanya. Dan kita sedang mengumpat Bersama. Menyadari bahwa tak ada yang bisa aku--kita ubah dengan kehidupan s****n ini. tapi semuanya berubah di hari itu, hari di mana aku berada di antara dunia mimpi dan fantasi yang membawaku pada sebuah dimensi Reverie. Dimensi yang snagat aneh karena diperlukan kekuatan berfantasi yang luar biasa, untuk mengalahkan phantasiae, sebuah bencana yang akan mendatangkan monster
Namaku Takeru Kugisaki, berasal dari dimensi Bernama Bumi--jika Takeru tidak salah, pecundang yang dibuli dan bernasib miris, hubungan keluarganya ironis, lalu takdir cinta berakhir tragis. Tidka ada yang special sampai aku mendapati bahwa di sekolah, perpindahan dimensi terjadi. Dan aku menjadi satu-satunya—s****n! Harus berpindah dimensi menuju dimensi Reverie.