Takeru dengan langkah penuh semangat mengekori Isaac meskipun langkah kakinya tidak mampu menyeimbangkan kecepatan Isaac. Pemuda itu memberenggut dan sesekali menggerutu saat ia nyaris tertinggal dari Isaac. Isaac terlalu cepat dan ia sedikit pun tidak memedulikan apakah Takeru masih di belakang nya, bisa mengikuti kecepatannya atau tidak. Ia fokus dengan kecepatan dirinya sendiri ”Kenapa kau lambat sekali?” tanyanya menolehkan kepala dengan tatapan miris. Tatapannya menyiratkan seolah ia sedang menonton penampilan dari seorang yang menyedihkan. “Padahal ini adalah kecepatan yang paling rendah. Ini yang paling lambat dan kau tidak bisa mengejarnya.” Ungkap Isaac penasaran kenapa Takeru tertinggal cukup jauh di belakangnya. Karena secara teori Takeru mendapat kekuatan Reverie dari Isaac,

