Semua permasalahan dikata selesai, disepakati dan digampangkan oleh keluarga Bramantyo. Apa pun syarat yang mungkin diajukan oleh orang tua Agis, khususnya sang ibu tiri, sudah disanggupi mereka. Halimah dan Marjuki sudah memberi sedikit gambaran seperti apa watak dan sikap ibu sambung Agis. Geger, saat Agis kabur dari rumah karena tidak mau dinikahkan dengan pria tua berusia lima puluh lima tahun demi melunasi semua utang mereka, tidak lupa diceritakan pada Wati dan Bram. Semua sedang bersiap, Hendra saja yang pulang ke Bogor sendirian sementara Wengi membantu persiapan lamaran besok. Halimah dan Marjuki sudah pulang bersama Agis, mereka berdua yang akan membantu persiapan menerima keluarga Alvin di rumah Agis. Semua persiapan dadakan membuat para pekerja di rumah Bram tampak sibuk. Ta

