Part 24. About the past...

1642 Words

Splaaas! “Akh!” Plak! “Please stop it, Pa! Aku tidak akan mengulanginya...” Plak! “Dasar anak bodoh! Kau tak tahu bagaimana kakek mu membuat nama keluarga kita terkenal di dunia perdagangan seluruh Amerika Utara ini! Kau tidak boleh lemah, apalagi menangis!” teriak pria paruh baya itu membawa bocah remaja bertubuh kurus itu dalam jambakan rambutnya. “Kau kalah turnamen menembak kali ini dan kau mendapatkan skor terjelek dalam berkuda! Kau lihat dirimu! Kau benar-benar paling lemah, bagaimana kau bisa menjadi penerus Darko Group?” Alexander muda saat itu menatap wajahnya yang babak belur di cermin serta bekas pecutan tali pinggang sang ayah pada tubuhnya. “Maafkan aku, aku akan berusaha lebih keras lagi mulai dari sekarang...” “Sudah kubilang padamu, otak pintar itu tidak penting

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD