bc

From Ikon jadi BU'NYAI.

book_age18+
0
FOLLOW
1K
READ
BE
kickass heroine
stepfather
blue collar
bxg
kicking
civilian
like
intro-logo
Blurb

Mereka berdua adalah sepasang manusia dari latar belakang sosial yang berbeda, bagi Prita bergaya di depan kamera adalah segalanya sedang untuk ustadz Hasan dunia hanya sementara sedangkan akhirat selamanya namun karena sebuah kejadian tidak terduga mereka harus menikah secara diam diam.Bagi Prita menikah dengan ustadz Hasan semata hanya untuk membantu usahanya bermain peran biar lebih baik sementara bagi ustadz Hasan menikah dengan Prita sebagai bentuk tanggung jawab karena telah berbuat sesuatu yang melewati batas meski itu sebenarnya hanya salah paham.Namun kedua pasangan itu sepakat untuk merahasiakan hubungan resmi mereka pada dunia luar, lalu apa yang akan terjadi bila akhirnya hubungan resmi mereka di ketahui oleh istri sah ustadz Hasan apakah cinta akan ikut bermain peran di sana ataukah akan berakhir.

chap-preview
Free preview
Bab 1. part 1
Page A * Melihat berita terkini seorang pria terlihat sedang berjalan mesra dengan seorang wanita pada sebuah restoran mewah pukul delapan malam tadi di sinyalir kalau pasangan tersebut adalah seorang artis papan atas Indonesia yang akhir akhir ini namanya sering muncul di televisi karena beberapa kasus dan juga gosip tentangnya.* * Ya dilansir dari berita yang beredar bahwa ternyata atlet tersebut ialah Prita Laura dan sang pria di sinyalir seorang model yang merupakan kekasih dari artis cantik Adilla * * Sampai berita ini di luncurkan belum ada informasi resmi mengenai hubungan mereka berdua, begitu juga dengan pihak Adilla yang masih diam saat ditanya mengenai hubungan antar kekasihnya dengan artist Prita Laura akhir akhir ini* ( berita selanjutnya.... diketahui bahwa ) suara berita di televisi seketika berhenti saat sang asisten masuk kedalam rumah itu dan segera berteriak memanggil nama sang artist. " Prit !!! ayo bangun ... sebentar lagi kamu ada jadwal pemotretan! prit !!! " panggil sang asisten dari lantai bawah. " Prit !!! kamu denger nggak sih ? Prit !!! " kata sang asisten sembari naik keatas " Kamu itu jorok banget sih Prit masa baju kotor sepanjang jalan berserakan kayak gini ?! Prita !! ayo bangun " " Prita !!! cepat dong !! " panggil sang asisten sembari menarik selimut dari atas tubuhnya. " Sebentar lagi lah Mun aku masih ngantuk " " Sebentar sebentar kamu nggak liat ini jam berapa kita bisa kena semprot kalau kamu telat terus " " Biarkan saja lah cuma pemotretan aja pun " kata Prita cuek. " Apa kamu bilang enak banget kalau ngomong cuma pemotretan? apa kamu lupa kalau sutradara Ha akan ke lokasi untuk peninjauan produk yang akan di pakai untuk syuting film terbarunya." " What ! kenapa kamu nggak ngomong dari tadi ! Mun! ..... aku kan nggak boleh telat buat bisa ketemu sama sutradara Ha!" " Makanya kalau tidur jangan terlalu malam banyakan main sama Bastian sih makanya lelet " " Ya habis gimana lagi Bastian itu ganteng tahu Mun ...... dia juga perkasa " " Perkasa' tapi cowok murahan dan doyan selingkuh..... " cibir sang asisten. " Mun! " " Iya udah cepat kita telat nih...... makeup nya di mobil aja prit ! " " Iya ...." Mereka segera bergegas pergi dalam mobil Prita masih mendengarkan siaran gosip tentangnya yang sedang hangat di perbincangkan oleh para netizen, " Prita habis dari pemotretan kita ada talk show sama stasiun televisi swasta nanti sore dan malamnya ada gala dinner bareng " " Gala dinner apa nggak bisa di wakilkan ya " " Emang kamu mau kemana ? jangan bilang kamu mau nambah gosip baru sama Bastian " " Emang kenapa sih Mun ? " " Apa kamu nggak liat sudah berapa banyak gosip yang beredar tentang kamu dan juga playboy cap ayam itu, " " Sadar dong Prit_ hubungan itu nggak akan bertahan lama.... " " Siapa juga yang serius Mun kamu itu terlalu banyak berfikir, ini kan cuma main main " " Iya tapi efeknya? " " Sudah lah kamu tenang saja .... " " Emh, ...... emang susah ngomong sama kamu, ..... baiklah karena wartawan terlalu banyak di depan kita lewat samping saja " " Lewat samping memang ada jalan ke studio itu ? kamu percaya saja padaku " " Kenapa nggak lewat belakang saja? seperti di film " " Sayangnya ini dunia nyata Prita dan semua orang sudah membaca naskah ! udah deh _ cepat turun " " Dimana ? maksudmu aku harus masuk ke kedai kopi itu ? " " Iya ! kamu berjalan saja santai seperti mau ke kamar kecil nanti saat melihat lorong menuju pintu keluar kamu buka dan teruslah berjalan menuju kearah studio ok " " Ah menyebalkan susah sekali jadi orang terkenal... " " Salah sendiri suka main main ..... sudah cepat sana! aku tunggu kamu di dalam " pinta Mun pada Prita. Page B. Sementara ditempat lain seorang pria dewasa nan menawan baru selesai dari mengajar di pendopo sepanjang perjalanan menuju kedalam rumahnya hampir semua santri yang melewati ataupun berpapasan dengannya memberi hormat dan menjatuhkan pandangan mata mereka kebawah, " Assalamualaikum ustadz Hasan " Itu adalah satu satunya kalimat yang selalu terdengar kala para santri itu bertemu dengan ustadz Hasan, pria nan menawan itu hanya menjawab lirih dengan senyum simpul di sudut bibirnya yang ranum pada setiap sapaan yang di berikan oleh para santri. Ustadz Hasan bukanlah seorang kaya ataupun keturunan dari kyai besar dia hanya seorang Asatid, seorang santri yang sama sama belajar agama di pondok namun memiliki nasib mulia karena di pinang oleh seorang kyai ternama Khoirul Anam ( nama samaran )untuk putri semata wayang mereka Rodiah Al Anam yang di panggil Bu Nyai. Ustadz Hasan seorang dengan pribadi yang sopan dan juga tawadhu terhadap guru sekaligus ayah mertuanya sehingga apa apa yang di pesankan oleh beliau selalu ustadz Hasan laksanakan dengan sepenuh hati, seperti halnya saat pertama kalinya beliau meminta kepada ustadz Hasan untuk meminang putrinya tanpa ada rasa ragu ataupun bimbang pria itu langsung setuju. Meskipun mereka berdua belum sekalipun bertemu secara langsung sebab letak rumah tinggal kyai Khoirul Anam sedikit jauh dari kawasan pondok alias terpisah, ustadz Hasan tidak memiliki perasaan buruk akan putri sang kyai yang akan menjadi istrinya kelak. Pria nan menawan itu hanya sedikit meminta ijin untuk pulang kerumah agar bisa mengajak kedua orang tuanya untuk bersilaturahmi sebelum akad nikah berlangsung dan setelah itu tanpa menunggu waktu lama akad nikah antar ustadz Hasan dan Bu NYAI berlangsung dengan lancar dan khidmat. Kini usia pernikahan mereka baru berjalan 6 bulan dan sejak menjadi anak mantu dari kyai Khoirul Anam ustadz Hasan makin dikenal orang dan mulai sering mendapatkan undangan untuk mengisi ceramah di luar daerah. " Assalamualaikum, Bu...... " " Waallaikumsalam mas " jawab Bu NYAI sembari keluar dari dalam rumah dan mencium tangan suaminya. " Bagaimana anak anak mas apa ada masalah " " Alhamdulillah mereka sudah banyak yang mulai khatam Al-Qur'an Bu, tapi sepertinya sebelum kita mengadakan acara untuk anak anak sebaiknya kita mengurus kamar kamar di pondok Bu " " Memangnya kenapa mas ? " " Fasilitas di pondok sudah mulai lapuk dan juga rusak sepertinya kita tidak bisa menunggu lama untuk segera merehab bangunan itu Bu " " Apa mas sudah sowan sama bapak ? " " Belum Bu, sementara ini mas coba cari dana dari luar dulu untuk tambahan dan juga kebetulan mas dapat tawaran dari Jakarta untuk ngisi acara di tv selama semingguan, apa ibu keberatan kalau mas menerima tawaran itu ? " " Insyaallah saya ikhlas mas soalnya mas sedang memperjuangkan agama Allah SWT lewat syi Ar Islam dan juga hak para fisabilillah yang ada disini " " Alhamdulillah kalau kamu setuju mas akan meminta kang Febri untuk segera menghubungi mereka. " " Iya mas .... apa mas mau makan terlebih dahulu sebelum dhuhur? " " Nanti saja Bu mas pingin makan bareng anak anak di pondok " " Iya mas . " Keesokan harinya ustadz Hasan dan juga kang Febri berangkat ke Jakarta untuk ngisi acara talk show di salah satu stasiun televisi swasta, sepanjang perjalanan seperti biasa ustadz Hasan pasti akan bersafari ke masjid masjid yang mereka lewati, entah hanya sekedar untuk beribadah rutin atau hanya sekedar ingin tahu mengenai nilai sejarah dari masjid tersebut. Seperti saat ini ustadz Hasan menyempatkan waktunya beberapa jam dari perjalanan mereka untuk mampir ke masjid islamic center yang berada di Indramayu atau yang lebih dikenal dengan masjid Syech Abdul Mannan. Sedikit informasi bahwa masjid Syech Abdul Mannan ini diresmikan pada tahun 2018 dengan menelan biaya pembangunan lebih dari 120 miliar, sementara untuk nama sendiri itu diambil dari ulama besar yang bernama Syech Abdul Mannan sendiri pada masa kolonial Belanda. Sampai saat ini keberadaan masjid Syech Abdul Mannan yang terletak di simpang lima kota Indramayu ini sukses menjadi ikon wisata religi di kota tersebut. ustadz Hasan begitu takjub dan juga terkesima melihat kemegahan dan kemewahan dari mesjid islamic center itu sehingga untuk beberapa waktu mereka beristirahat di sana, Tanpa terasa waktu sudah menjelang sore dan ketika ustadz Hasan hendak meninggalkan masjid tiba tiba pandangan matanya tertuju pada sesuatu, karena penasaran tanpa sadar ustadz Hasan berjalan menghampiri. " Hai ! kenapa kamu ambil uang anak itu? dasar preman tidak tahu malu ! " " Aku itu ngasih uang sedekah untuk anak itu kenapa kamu ambil itu bukan hak kamu tahu nggak ! " " Cepat balikin uangnya ! apa kalian nggak malu malak dari anak kecil " " Ah diam kamu !_ nggak usah ikut campur urusan orang lain! pergi sana !" " Enak aja bilang pergi ' kalau kalian nggak mau balikin uang anak itu sekarang juga,_ aku akan laporin kalian sama polisi dan juga pengurus tempat ini biar kalian diusir" " Silahkan saja, .... bukannya nona tadi bersedekah pada anakku itu artinya uang ini milikku juga " " Apa anak ? " " Iya mereka anak anakku " " Orang tua macam apa kalian yang menyuruh anaknya sendiri untuk mengemis ! " " Nona tidak perlu emosi memang beginilah cara hidup kami " " Apa ! dasar b******k ..... benar benar orang tua nggak ada akhlak! " " Sudahlah nona sebaiknya pergi, .... untuk apa meributkan uang receh, bukannya tadi nona berniat untuk bersedekah itu artinya mau kemana dan oleh siapa uang sedekah itu berakhir nona tidak boleh protes " " Enak banget hidup lho _ saat disuruh kerja malas tapi hobi menyiksa anak sendiri, dasar tidak tahu malu ." " Kalau aku tahu ternyata uang sedekah yang aku berikan itu malah membuat kalian bermalas-malasan dunia akhirat aku nggak ikhlas ! " " Apa ? dasar wanita gila ..... masa sudah niat bersedekah di ambil lagi " " Iya! emangnya kenapa ? cepat balikin uangnya ! " " Sorry ... " " Aku bilang cepat balikin uangnya!! " teriak wanita itu marah sembari menyerang preman tadi dengan penuh semangat, Kedua orang itu saling berebut untuk mendapatkan uang tersebut dengan sengit. sementara dari pandangan mata ustadz Hasan perdebatan itu kian memanas sehingga dengan sigap ustadz Hasan berusaha menghentikan perkelahian itu. " Stop ! stop ! stop !!! sabar bapak bapak ibu .... , " " Ibu ? nggak usah ikut campur ya pak ustadz , sebaiknya pak ustadz pergi sebelum jadi korban ' " " Sabar ibu .... " " Ibu ! aku ini masih muda pak ustadz dan juga aku belum menikah ! untuk apa pak ustadz kemari ganggu aja tahu nggak sih !" " Maaf ya mba ..... sabar jangan marah marah semuanya bisa di bicarakan baik baik " " Iya nih pak ustadz, masa mba ini sudah niat bersedekah uangnya mau diambil lagi . " " What ?, dasar sampah masyarakat ! harusnya orang kayak kamu itu di penjara ! " " Sebenarnya kenapa sih mba ? ini ada apa? kenapa mba marah banget sama bapak ini " " Ehh ! ..... a.... sudahlah pak ustadz. maaf " " Mba _ lho kok malah pergi _ mba ..... " Tanpa sadar itu adalah kali pertama ustadz Hasan bertemu dengan Prita Laura .

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
17.1K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
195.1K
bc

Kali kedua

read
222.6K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
237.0K
bc

TERNODA

read
202.9K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1.4K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
23.3K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook