44

1240 Words

Mereka baru saja sampai di rumah, dan Sue baru saja akan menyuruh Ben pulang ketika tiba ia merasa perutnya sangat kesakitan. Sue mengernyit dan menahan tubuhnya di dinding terdekat sebelum Ben meraih tubuhnya yang hampir tidak bisa berdiri tegak. “Sue, ada apa?” “Aku…kram.” Sue menutup matanya dan mencoba menarik napas dalam-dalam. Namun, hal itu malah semakin menyakitinya. “Sakitnya…ya Tuhan…Ben…ini terasa buruk.” Satu tangan Sue mencengkeram lengan Ben yang memeluknya. Mungkin itu akan meninggalkan bekas cakaran di kulit Ben, tetapi Sue benar-benar kesakitan sekarang. Biasanya ia memang sering kram, tetapi tidak pernah sesakit ini. Itu hanya akan berlangung selama beberapa detik yang pendek. Sedangkan sakit ini terasa terus menerus. Apa ia akan melahirkan sekarang? “Ayo kita ke ruma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD