Bab 44 – Semangat Berjuang, Sheryl!

2172 Words

Sesuai janjinya, Radit tiba di rumah Sheryl tepat pukul 10 pagi di hari Sabtu pagi yang cerah. Sebelum meminta izin pada Soraya untuk membawa putrinya ke rumah sahabatnya, Radit menyempatkan diri bermain mobil-mobilan dengan Satrio yang koleksi mobil-mobilannya cukup banyak, seraya menunggu Sheryl bersiap-siap. “Bang Radit, kita mampir dulu ya ke swalayan,” ujar Sheryl begitu ia dan Radit sudah berada di dalam mobil. “Ehem,” dehem Radit untuk menyadarkan Sheryl atas kesalahan ucapannya. “Aku mau beli buah dulu,” ujar Sheryl karena mengira Radit meminta penjelasan. “Ehem!” “Kamu batuk?” Radit memutar kedua bola matanya dan mendesah pelan karena Sheryl tak memahami maksudnya berdehem. Ia tatap kedua mata Sheryl dengan tajam hingga Sheryl terkekeh saat menyadari kesalahannya. “Sayang, k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD