Pukul tujuh pagi, Sheryl sudah mengenakan gaun santainya dan merapikan tatanan rambutnya. Hari itu adalah hari terakhir mereka menikmati indahnya Bali dan hari bebas mereka. Tidak ada kegiatan outing apa pun dari panitia. Mereka dipersilakan menikmati waktu bebasnya untuk berkeliling Bali, membeli oleh-oleh, atau sekadar bersantai di hotel hingga bis yang akan membawa mereka ke bandara tiba. Sheryl tampak terkejut saat mendapati restoran hotel yang masih sangat sepi. Mungkin rekan-rekan kerjanya masih tidur. Ia pun tetap masuk ke dalam area restoran dan mengambil makanan apa saja yang ia inginkan untuk menu sarapannya. Ia memilih meja yang lokasinya tak jauh dari area kolam renang agar bisa menikmati sarapannya dengan pemandangan indah. Saat masih berada di kamar hotelnya, Sheryl mengirim

