Bab 81 – Makanya Jangan Keseringan Tantrum!

2716 Words

Setelah Radit memberikan kesaksiannya, sidang hari itu dinyatakan selesai. Sheryl pun memeluk Radit dengan erat. “Makasih ya,” bisiknya di telinga Radit. “Sama-sama, Sayang,” balas Radit diiringi kecupan di puncak kepala Sheryl. Mereka pun bersama-sama keluar dari dalam ruang sidang. “Radit!” panggil Sri, yang telah lebih dulu keluar dari dalam ruang sidang, seraya merentangkan kedua tangannya untuk menyambut Radit. “Tante Sri?!” ujar Radit histeris. Ia tak menyangka ibu seniornya, Yoga, yang juga merupakan tetangganya, datang menghadiri persidangan itu. Ia pun segera memeluk Sri dengan erat dan Sri menepuk-nepuk punggung pria kecil anak tetangganya yang sangat manja padanya itu. “Kamu keren banget berani bilang di persidangan kamu lebih ganteng daripada si Axel itu,” ujar Sri seraya t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD