Hari itu, Ira dibawa oleh Zafar, personal assistant-nya, melewati rumah kediaman Sheryl dan keluarganya dengan mobilnya. “Jadi, ini rumahnya Sheryl?” tanya Ira. “Iya, Bu,” balas Zafar. Ira meneliti rumah berlantai dua yang di depannya terdapat toko kelontong. Ira mendapati seorang wanita paruh baya sedang menulis di tokonya. “Itu ibunya?” “Benar, Bu. Itu ibu Soraya, ibunya Sheryl,” jawab Zafar. “Oh, sepertinya sudah cukup tua, ya.” “65 tahun, Bu.” “Yang laki-laki masih muda itu siapa?” tanya Ira karena mendapati seorang pria muda yang sedang merapikan barang-barang di toko kelontong tersebut. “Oh, itu karyawannya, Bu. Tetangga yang tinggal di rumah yang ada di gang sebelah. Baru lulus SMA.” “Keluarganya semua baik?” “Dari yang saya amati selama satu bulan ini, baik dari pihak ibu

