Bab 49 – Cinta, Harta, dan Tahta

2460 Words

“You okay?” tanya Radit saat mengantarkan Sheryl pulang ke rumahnya. Sheryl melirik Radit yang sedang fokus menyetir lalu menganggukkan kepalanya. “I am,” jawabnya. “Jadi, kapan mau ketemu anak-anak aku?” “Nanti deh, belum sempet beli wiskes,” jawab Sheryl asal yang membuat Radit terkekeh. Radit yakin Sheryl menyukai keluarganya dan begitupun sebaliknya. “Aku jadi gak enak sama mas Juna,” lanjut Sheryl. “Kenapa?” tanya Radit dengan dahinya yang mengernyit karena bingung dengan ucapan kekasihnya itu. “Dia yang ulang tahun, aku yang dapet hadiah,” jawab Sheryl tanpa menatap Radit. “Kamu udah kasih hadiah ke mas Juna kok.” “Hah? Aku aja gak beli kado,” ujar Sheryl yang kali ini menoleh pada Radit. “Kamu kan udah kasih calon adik ipar ke mas Juna,” balas Radit seraya terkekeh yang memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD