Mobil memasuki komplek perumahan elit, sebelum masuk Pak Satpam sudah berdiri untuk memeriksa kendaraan dan isinya, juga memastikan yang datang tidak mengancam keamanan warga komplek. “Selamat siang, Pak!” sapa petugas keamanan itu. Sambil tangannya memberi hormat. “Siang, Pak!” Imam membuka kaca mobil depan. “Eh, Pak Imam, silakan langsung, Pak!” Portal dibuka, kendaraan yang ditumpangi Imam kembali meluncur. Jalanan komplek relatif sepi dibandingkan sepanjang perjalanan tadi. Di trotoarnya di tumbuhi tanaman nyiur. Setelah berbelok ke arah kanan, mulai terlihat rumah-rumah megah berderet cantik. “Ayo tebak rumah Wa Imam yang mana?” tanya Imam tiba-tiba kepada anak-anak. “Wah yang mana ya?” anak-anak mulai berpikir. “Yang itu Wa... yang itu!” Prita berteriak-teriak sambil menunju

