Dewa Kesempatan kembali menarik Arthur ke dunia gelap. Karena tiga kesempatan telah terpenuhi dengan baik, semua berjalan dengan lancar, dan waktu yang telah ditentukan sudah tiba—maka inilah waktunya untuk kembali ke tubuhnya. Arthur menatap air terjun kembar yang selalu dia sukai. Berulang kali Arthur mengatakan bahwa air terjun ini tidak ada duanya. Lebih indah dari air terjun manapun yang pernah dilihatnya. Mungkin setelah ini, Arthur akan sangat merindukan kenangan selama enam puluh hari perjalanannya, jika saja ingat. Sayangnya, memori itu akan berhenti begitu saja. Kenangan tentang masa ini akan dihapuskan begitu saja dan yang tersisa hanyalah ingatan lalu—sebelum pertemuannya dengan sang Dewa Kesempatan terjadi. Dengan senyuman tipis, Dewa Kesempatan berjalan mendekat ke arah Art

