BAB 25 [PART 2]

1138 Words

Bel pulang berkumandang, memutus kebuntuan di dalam pikiran semua siswa tentang materi yang dijabarkan oleh seorang guru paruh baya yang berpenampilan membosankan. Viola masih asik menatap papan tulis dan mencoret-coret bukunya—menyalin semua tulisan di papan tulis dengan semangat. Karena Arthur pintar, Viola seperti termotivasi. Dia tidak mau ketinggalan, dia harus bisa setara dengan Arthur dalam hal pikiran. Arthur adalah calon pemimpin dua perusahaan raksasa. Jika mereka nanti benar-benar berjodoh, maka Viola tidak mau menjadi perempuan yang biasa saja. Paling tidak, Viola harus cerdas dan pintar bicara di depan umum. Kendati dirinya selalu diinjak oleh beberapa orang. Setelah gurunya keluar dari kelas, semua siswa berhamburan keluar kelas. Mereka seperti alergi dengan semua pelajaran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD