Chapter 87. Tertangkap Basah.

1206 Words

“Kalian habis ngapain? Kok, bisa keluar barengan dari kamar,huem?!” tanya Dava, sambil melangkahkan kakinya untuk mendekat. Sementara Nadira hanya terdiam sambil memperhatikan gesture tubuh Brian dan Brenda yang nampak gugup dan panik. Brian memegang erat jemari tangan Brenda yang bergetar lirih. Meskipun perasaannya sama dengan apa yang dirasakan oleh kekasihnya, tapi Brian mampu untuk mengendalikannya. “Bukan urusanmu, Dava!” ucap Brian ketus. “Bukan urusan kalian!” sambungnya lagi, menatap ke arah Dava dan Nadira bergantian dengan raut wajah sinis tak bersahabat. Dava tersenyum smirk, sambil melirik ke arah Brenda yang nampak tertunduk malu. “Ck, santuy, Bro. Jangan emosi gitu, dong!” seru Dava sambil merapihkan kemeja Brian yang sedikit kusut. Namun, langsung ditepis dengan cepat.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD