Chapter 36. Sarapan Mesra.

1477 Words

Dava mengiringi langkah kaki Nadira yang nampak canggung. Tak perduli dengan tatapan aneh atau pun bahan gosip murahan semua orang yang akan melihat ke arahnya. Dava memang segila itu, jika sudah bersama dengan wanitanya. “Selamat pagi, Pak! Selamat pagi, Mbak!” Beberapa orang karyawan yang berpapasan dengan Dava dan Nadira nampak menyapa ramah sambil mengangguk hormat. Tidak ada satu pun dari mereka yang berani untuk menggoda atau pun sekedar menyeletuk di hadapannya. “Selamat pagi juga, Bu, Mbak, Pak,” jawab Nadira tak kalah ramah. Sementara Dava hanya tersenyum tipis sambil menganggukan kepalanya kecil. Namun, setelah bos dan sekretaris mereka menjauh, para staf dan karyawan wanita pun mulai sibuk berbisik-bisik. “Pak Dava kok tumben ya, sepagi ini sudah datang ke kantor?” “Ho’o

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD