Broken Love

1663 Words

"Tuan Arfan, sarapan telah siap. Bukankah ini adalah haru pertama dimana Dokter Ryfa akan datang berkunjung?" Juna dengan lembut mencoba untuk membangunkan remaja mungil yang tengah membungkus tubuhnya dalam selimut tebal. Sesekali dia bergerak pelan didalam gulungan itu. Arfan tidak menjawab. Namun tidak lama kemudian dia keluar dari bulatan selimutnya dan berjalan terhuyung menuju kamar mandi. Sambil menunggu Arfan mandi, Juna bergerak menuju lemari Arfan dan memilih baju yang akan Arfan gunakan untuk hari ini. Setelah semua siap, Juna menunggu Arfan keluar dari kamar mandi. Setelah itu, barulah Juna pamit untuk menunggu Arfan diluar ruangan. Walaupun Arfan lebih diam saat disentuh orang, namun dia akan menjerit seperti orang kesetanan jika sentuhan itu berlangsung lama dan tidak seme

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD