2.19

1529 Words

"Itu keponakan kamu beneran mahasiswa sekarang? Engga kelihatan sama sekali." Gali yang sedang membantu membenahi tali tas Lova yang jatuh dari pundaknya kemudian tertawa. "Kamu kan yang gurunya, kamu lebih tahu doang dia beneran udah lulus atau belum," balasnya dengan nada geli. Kini mereka berdua sedang duduk di kursi yang ada di Timezone, memperhatikan Anzelo dan Casanova yang bermain dengan penuh semangat. Menghabiskan saldo yang sudah terisi banyak oleh Gali. "Tapi aku sebenarnya kaget pas di chat kamu bilang, kalau kamu akan ajak dia keponakan kamu. Karena setahu aku, keponakan kamu cuma Anzelo aja selama ini," ujar Lova dengan memiringkan kepalanya ke arah Gali. Gali tersenyum, menepuk kepala kekasihnya dengan pelan. "Casanova memang jarang kelihatan orang. Selain dia lebih su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD