"Gimana hasil setengah hari ngapelin cewek yang sekarang secara engga langsung jadi trending topic?" Gali melengos, mengabaikan Janendra yang duduk di karpet dan sibuk dengan laptop yang menampilkan tabel laporan. Tangannya meletakan bungkusan yang dia bawa di atas meja makan, kemudian dia sendiri bergerak ke arah dapur untuk mengambil piring besar sebagai tempat untuk makanan yang sempat dia beli sewaktu di jalan. "Engga nyangka orang yang dalam pelarian punya uang dan sempet beli makanan di jalan. Engga takut ketangkep terus diseret pulang?" Ternyata Janendra tidak menyerah. Pria itu bahkan memilih meninggalkan pekerjannya dan kini bergabung dengan Gali yang sudah duduk di ruang makan. "Udah berasa rumah sendiri ya? Sampai akrab sama dapurnya." Akhirnya Gali menarik napas, menatap

