Mateo menyuapkan brokoli dengan saus mayonaise dan wijen ke mulutnya. Dia duduk tenang di meja makan. Berharap sikapnya kali ini tak membuat Darell berpikir macam-macam dan menjatuhkan kecurigaan padanya. Kecurigaan Darell adalah hal terakhir yang boleh terjadi sampai Isabela bisa ditemukan dengan selamat. "Aku harus ke kantor hingga larut. Kau mau ikut?" Darell yang tengah membenahi kancing kemejanya menyapa Mateo. Mateo melirik Darell sekilas. "Aku ada beberapa urusan. Mungkin aku akan menyusul nanti. Lagipula aku harus mencari petunjuk tentang Isabela. Kau...tidak khawatir dengannya?" Darell berhenti dengan kancingnya. Dia menatap Mateo dalam. Kilat matanya sayu. Dan Mateo seketika yakin, Kakaknya itu layak menjadi aktor penerima piala Oscar untuk kategori akting terbaik. "Tentu sa

