Bab 88

1509 Words

Lavanya duduk manis di kursi yang berada di teras rumahnya. Saat ini gadis kecil itu tengah menunggu kedatangan Asia. Biasanya, Asia sudah sampai di rumahnya untuk mengajar les pukul empat sore. Paling telat biasanya pukul setengah lima sore Asia sudah sampai di rumah. Namun, saat ini jam sudah menunjukkan pukul lima lebih dua puluh menit. Dan sampai sekarang Asia masih belum datang juga. Lavanya menoleh ke arah pintu gerbang di mana sebuah mobil tengah berjalan memasuki halaman rumahnya. Itu adalah mobil Papanya. Sontak saja Lavanya bangkit berdiri lalu berjalan menuju mobil Papanya yang saat ini sudah terparkir di carport. “Papa,” panggil Lavanya ketika melihat Shankara tengah keluar dari dalam mobil. “Halo, baby girl,” sapa Shankara memeluk Lavanya yang tengah menghampirinya. “Pa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD