Chapter 18

1184 Words

“Saya meminta kamu datang karena ingin menyampaikan kabar baik untukmu, Dara. Sebelum memberitahu yang lain, saya ingin memberitahukannya pada kamu lebih dulu.” Posisi duduk Dara di kursi pasien ruangan dr. Sora jadi lebih tegap. Gadis itu tadinya mengira Sora hanya akan mengabari mengenai perkembangan bisa, bukan untuk menyampaikan sesuatu yang kelihatannya sangat serius. Itu bisa Dara rasakan dari ucapan maupun sikapnya. “Ini… bukan berita yang buruk kan, Dok? Tidak ada yang salah dengan—” “Tidak. Tidak. Bukan itu, Dara.” Dara takut sebenarnya, kalau hasil dari tahap yang mereka tunggu-tunggu ternyata tidak sesuai harapan dan mereka harus memulai dari awal. Lebih buruknya, Dara takut perjanjian akan dibatalkan dan Dara tidak bisa melakukan apa pun lagi untuk membantu keluarganya di I

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD