“Dara-ya…” Panggil Chanmin, tidak menyangka kalau gadis itu akan menangis di hadapannya. Dara menunduk, tangis yang semula dirinya tahan perlahan pecah di hadapan Chanmin yang tidak tahu harus melakukan apa. “Aku salah Oppa. Aku salah! Bagaimana ini? Aku salah Oppa. Aku benar-benar salah dan berdosa…” Hanya dengan ucapan itu jelas tidak membuat Chanmin mengerti. Apa yang membuat Dara merasa bahwa dirinya salah? Apa yang membuat gadis itu merasa berdosa? Semakin Dara mengeluarkan kalimat-kalimat itu, semakin tangis gadis itu pecah membuat Chanmin yang mendengarnya merasa miris. Pria itu bingung bagaimana bisa membuat perasaan Dara menjadi lebih baik selain menghampiri dan membawa gadis itu dalam pelukannya. Chanmin sungguh tidak tahu apa yang terjadi pada gadis itu, hingga dia bisa me

