Semuanya sudah berkumpul di ruang dimana biasa mereka mengadakan rapat. Letta dan Zee masuk bersamaan membuat semua yang ada di dalam sana menoleh menatap kedua wanita cantik tersebut. "Duduklah kalian berdua." Pinta William tegas membuat Letta mau tidak mau duduk diikuti oleh Zee. Pandangan Letta beralih pada Azel yang kini duduk di depannya tanpa melihat ke arahnya sama sekali. Letta berpikir apakah Azel tidak membantunya untuk memberikan alasan yang tepat agar dirinya tidak terkena detensi. Sialan kalau begitu! "Maaf, sudah mengganggu waktu kalian semua. Seperti yang kita tahu, dokter Letta mengambil tindak operasi tanpa protokol kemarin." Pria paruh baya itu menatap Letta sesaat lalu kembali melanjutkan. "Operasi yang dilakukan dokter Letta merupakan wanita yang berum

