BAB 17

1409 Words

Azel menatap Letta sambil tersenyum manis. "Kalau begitu~" Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Letta membuat Letta refleks memundurkan wajahnya. "Kau akan menjadi kekasihku yang sebenarnya tanpa embel pura-pura. Bagaimana?"   Letta menatap pria tampan didepannya dengan bola mata yang melebar hingga akhirnya ia melihat seringai Azel membuat Letta sadar bahwa pria itu sedang menggodanya. "Sepertinya kau harus memeriksa riwayat kejiwaanmu, Kak."   Azel terkekeh kemudian menjauhkan wajahnya dari wajah cantik tersebut. "Aku bisa merubah kemauanku sesukaku, Letta. Lagipula, aku tidak rugi memiliki kekasih sepertimu."   Uhuk uhuk.   Tidak. Bukan Letta yang batuk melainkan Reka yang sedari tadi ternyata mendengar percakapan keduanya.   "Ayolah, dok. Caramu mengutarakannya seperti pria

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD