"Dimana walinya?" Tanya Azel saat mereka baru saja siap melakukan operasi pemasangan stent pada pembuluh darah di jantung milik lelaki paruh baya tersebut. Azel juga sudah meminta izin pada ahli bedah bagian dalam untuk melakukan operasi dikarenakan tidak ada dokter senior yang bisa melakukannya karena sibuk mengingat pasien yang memiliki penyakit jantung tidaklah sedikit. "Sedang berada di ruangan dokter Letta, dok." Jawab Keyra yang kali ini bertugas sebagai asisten dokter Azel. "dokter Letta?" Azel mengerutkan kening bingung sebelum dokter Keyra menjelaskan. "Ya dok. Dokter Letta yang menemukan pasien ini dan segera memberitahu saya." Azel mengangguk. "Baiklah. Pantau terus keadaannya dan jika terjadi sesuatu segera hubungi aku." "Baik dok." Azel melangkah lebar dan segera menuju

