"Makasih ya, udah ajak aku makan di sini. Makanannya enak dan aku suka. Aku seneng banget makan di sini bareng sama kamu," ucap Humairah saat ia dan Faiz telah menghabiskan makanan mereka. Faiz tersenyum tipis sambil menggapai tangan Humairah dan mengusapnya dengan lembut. "Iya sayang. Nanti kapan-kapan aku akan ajak kamu lagi ke restro yang jadi tempat favorit aku. Aku janji, aku bakal perbanyak waktu aku untuk berdua sama kamu." "Tapi lain kali ajak Noah juga ya, kasian dia ditinggal," usul Humairah yang tiba-tiba teringat dengan anak tirinya itu. "Iya-iya. Nanti bareng Noah juga. Oh iya, apa kita mau langsung pulang atau mau jalan-jalan dulu?" "Emm, sebaiknya kita pulang. Kasihan Noah, pasti dia udah nungguin kita." Faiz tersenyum. "Humairah memang benar-benar menyayangi Noah. Papa

