Takut

1306 Words

Daya menyandarkan kepala pada d**a Ezra yang telanjang di belakangnya dengan kedua kaki mereka yang saling mengait bertindihan. Sementara tangan pria itu tidak berhenti mengelus – elus rambut Daya yang basah karena keringat. Napas keduanya kembali normal, setelah sebelumnya terengah – engah sebab aktifitas fisik yang mereka nikmati. “Kalau ibu tahu, aku harus carikan kamu rumah tinggal Ya.” Perkataan Ezra membuat Daya memutar tubuh menghadap pria itu. “Ibu enggak suka aku ya?” Ezra terkekeh melihat kerut khawatir di dahi kekasihnya. Iya, Ezra masih belum percaya bahwa wanita yang semula adalah pekerjanya sebagai pengasuh anak itu kini menjadi kekasihnya. “Bukan gitu.” Ditangkupnya wajah Daya dengan sebelah tangan. “Ibu pasti enggak mau adik Troy terlahir seperti kakaknya.” Spontan Day

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD