27

1208 Words

Debur ombak yang menghantam tebing pantai memercikan air yang menyentuh punggung tanganku, aku yang masih berdiri disini dan termenung mengingat kembali masa-masa di mana Aku dan Mas Danu sering berkencan di tempat ini. Setiap malam minggu atau ketika ia menjemputku pulang kuliah, kami selalu mampir ke tempat ini untuk menikmati jajanan kaki lima lalu menyaksikan matahari tenggelam kemdian kembali ia mengantarku ke rumah dengan gembira. Sudah lama aku di tempat ini setelah sepanjang hari aku berada di pengadilan agama untuk mengajukan gugatan perceraian. Lama mengurus berkas dan mengantri membuatku berada di sana hingga siang hari, sore harinya alih alih menuju rumah aku membelokkan diri ke pantai pasir putih dan beginilah, aku termangu di sini hingga hari menjelang petang. Seseorang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD