"Han, lo bawa mobil atau dianterin?" tanya Rhea saat pulang. "Dianterin," jawabnya. "Kalau gitu ayok gue anter pulang," ajak Rhea. "Eh, nggak usah ... ada yang jemput. Kok," tolak Hana cepat. Yakali Rhea mengantarkannya pulang. Sobatnya kan enggak tahu kalau ia dan orang tuanya sedang bermasalah. Bisa-bisa terbongkar semuanya termasuk hubungannya dengan Justin. Untuk saat ini ia belum sanggup untuk menghadapi kedua sobatnya. "Papa lo?" Belum sempat Hana menjawab, tiba-tiba seorang laki-laki berbadan kekar menghampiri Hana dan berdiri sedikit menundukkan kepalanya tanda hormat. "Maaf, Nona ... Tuan meminta saya untuk menjemput," ujarnya. Clara, Rhea dan Leta memasang tampang heran. Siapa orang ini? Bahkan ketiganya mengenal sopir keluarga Hana dan yang pasti bukan laki-laki ini.

