BAB : 16

1206 Words

Noval membuatnya sakit hati dan patah hati ... membuat air matanya seolah terbuang percuma saja. Menangisi sesuatu yang tak penting, mungkin apa yang dikatakan Justin memang benar. Ia seakan gilan di sini, tapi Noval di luaran sana malah sebaliknya. Kadangbia berpikir, kalau masalah percintaan, yang tersakiti justru lebih banyak pihak perempuan. Menangis berjam-jam, itu membuat capek bathin dan perasaan. Hingga Justin datang dan menyediakan tempat bersandar. Tak bisa membohongi perasaannya, berada di dekapan cowok ini memang lebih nyaman daripada memeluk sebuah guling tak bernyawa. Tengah malam, entah kenapa ia terbangun. Mendapati dirinya tidur berbantalkan kedua paha Justin dengan posisi dia yang tertidur duduk bersandar di sandaran tempat tidur. Tangan itu berada di pucuk kepalanya, s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD