BAB : 56

1297 Words

Tian duduk di sofa, dengan headseat yang menutupi pendengarannya. Serius mendengarkan lagu sambil memejamkan kedua matanya, hingga tiba-tiba saja ia dikagetkan dengan wajah sesemakhluk dihadapannya, yang entah dari mana datangnya. Terlonjak kaget, bahkan rasanya jantungnya seolah berhenti berdetak. "Bisa, nggak, sih ... kalau muncul itu jangan tiba-tiba?!" Ia langsung mengoceh panjang, tapi dia malah tertawa melihat tingkah dan aksi hebohnya. "Siapa yang muncul tiba-tiba, sih, Om? Aku udah manggil, tapi kamunya aja yang rada budeg." Nah, kan ... dia benar-benar enggak ada akhlak sama sekali. Berani-beraninya mengatakan dirinya budeg? Kalau bukan karena sahabat dari Hana, sudah ia lenyapkan gadis ini ke dasar samudera terdalam. "Kembali ke depan!" perintah Tian pada penjaga yang m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD