Malam ini Reyhan pulang sangat telat dari biasanya. Walau masih jam 7 malam, tapi ini adalah rekor pulang malam Reyhan tanpa mengabari Sela. Reyhan menuruti keinginan Yesha yang mengajak nya makan bakso di tempat biasa mereka dulu. Sekalian nostalgia, katanya. Lalu Reyhan memasuki rumah nya, ia mengernyitkan dahinya karena rumah nya kini gelap. Kemana Selatania? "Sela?" Tidak ada jawaban. Dan anehnya, pintu tidak terkunci. Akhirnya Reyhan masuk kedalam untuk mengecek Sela. "Sela?!" Bukan nya sahutan yang ia dapat, malah suara tangisan. Dan Reyhan yakin bahwa itu Sela. "Hikss... Hikss.." "Sela? Kamu dimana?"tanya Reyhan. Ia menyala kan lampu lampu yang entah mengapa di matikan. Dan ia semakin terkejut melihat Sela yang menangis di sofa. Reyhan pun menghampiri Sela. "Hey.. k

